Selasa, 04 Juni 2013

Masalah dan Manfaat membaca


Saat ini banyak kaula muda jarang atau nampak sekali untuk melakukan kegiatan yangg namanya membaca, seperti yg bisa kita liatt pada era sekarang, nampak sekali minat membaca sekarang kurang. dalam sebuah Analisa Masalah minat baca sesungguhnya sudah dibicarakan oleh wakil rakyat 28 tahun yang lalu. Tepatnya ketika pada 1969 anggota DPR-GR mendirikan yayasan yang berhubungan dengan masalah minat baca dan Perpustakaan ( Rosidi, 1983). Namun sampai saat ini program baca tulis yang diakui sebagai masalah nasional dan menyangkut masa depan bangsa ini masih tertunda – tunda. Lemahnya minat baca Masyarakat dapat ditandai dengan masih terjadinya pelanggaran etika akademik seperti pemalsuan karya, kesulitan menulis skripsi, tesis dan disertasi.
Apa yang menyebabkan minat baca masyarakat kita rendah ? infrastruktur apa saja yang diperlukan untuk menumbuhkan minat baca ? paling tidak ada tiga faktor yang mempengaruhi minat baca masyarakat. Pertama, belum adanya kegemaran buku yang dicontohkan oleh masyarakat termasuk orang tua dan guru. Kedua, kurang  tersedianya bahan bacaan yang cukup untuk menumbuhkan minat baca. Ketiga, tidak adanya pendidikan pembinaan minat baca, barangkali disebabkan belum terbinanya iklim membaca, belum tersedia program studi yang mengurusi minat baca atau pusat studi membaca dan kesalahan proses pembelajaran membaca dan beberapa penyebab faktor lain.
seperti yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, kebanyakan dari kita membaca hanya untuk kebutuhan semata, misalnya menyelesaikan tugas, mencari beberapa referensi materi, dll. bahkan jarang sekali menemukan Buku bacaan di Tas para pelajar sekarang. meskipun ada kemungkinan besar mereka hanya membawa dan mengeluarkan pada saat disuruh oleh guru/dosen, sisanya tidak.
Dr. Aidh bin Abdullah al-Qarni, dalam bukunya, “La Tahzan” mengungkapkan tentang banyaknya manfaat membaca, yaitu di antaranya sebagai berikut :
  • Membaca menghilangkan kecemasan dan kegundahan.
  • Ketika sibuk membaca, seseorang terhalang masuk ke dalam kebodohan.
  • Kebiasaan membaca membuat orang terlalu sibuk untuk bisa berhubungan dengan orang-orang malas dan tidak mau bekerja.
  • Dengan sering membaca, orang bisa mengembangkan keluwesan dan kefasihan dalam bertutur kata.
  • Membaca membantu mengembangkan pemikiran dan menjernihkan cara berpikir.
  • Membaca meningkatkan pengetahuan seseorang dan meningkatkan memori dan pemahaman.
  •  Dengan membaca, orang mengambil manfaat dari pengalaman orang lain: kearifan orang bijaksana dan pemahaman para sarjana.
  • Dengan sering membaca, orang mengembangkan kemampuannya; baik untuk mendapat dan memproses ilmu pengetahuan maupun untuk mempelajari berbagai disiplin ilmu dan aplikasinya dalam hidup.
  • Membaca membantu seseorang untuk menyegarkan pemikirannya dari keruwetan dan menyelamatkan waktunya agar tidak sia-sia.
  • Dengan sering membaca, orang bisa menguasai banyak kata dan mempelajari berbagai tipe dan model kalimat; lebih lanjut lagi ia bisa meningkatkan kemampuannya untuk menyerap konsep dan untuk memahami apa yang tertulis “diantara baris demi baris” (memahami apa yang tersirat)
Semoga kita sadar akan pentingnya membaca. amien.
"hanya dengan membaca kita dapat melihat hal-hal yang belum kita lihat sebelumnya"

"BACA BUKU, BUKA DUNIA"

2 komentar:

  1. isi sudah bagus.... ... (Y)
    tapi dgn tulisan kayak gto sulituntuk d baca...
    n sdikit ada ksalahn dlam penulisannya....

    BalasHapus
  2. oke-oke,, suwunn atas komennya mbk bro :D

    BalasHapus