Sabtu, 29 Maret 2014

Remaja dan Permasalahannya

Permasalahan remaja yang ada saat ini sangat kompleks dan mengkhawatirkan. Berbagai data menunjukkan masih redahnya pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi. Remaja perempuan dan laki-laki usia 15-24 tahun yang mengetahui tentang masa subur baru mencapai 65% (SDKI, 2007). Remaja perempuan dan laki-laki yang mengetahui risiko kehamilan jika melakukan hubungan seksual sekali masing-masing hanya 63% (SDKI, 2007). Hasil penelitian tentang pengetahuan Penyakit Menular Seksual (PMS) yang dilakukan di DKI Jakarta oleh LD-UI tahun 2005 menunjukkan bahwa pada umumnya pengetahuan remaja tentang PMS masih rendah, yang tahu Jengger ayam 0,3%, Klamidia/Kandidiasis 2%, Herpes genitalis 3%, Penyakit kencing nanah 12% dan Raja singa sekitar 37%. Sedangkan yang tahu tentang HIV dan Aids cukup tinggi yaitu 95%.
Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Kehidupan remaja merupakan kehidupan yang sangat menentukan bagi kehidupan remaja selanjutnya. Masa remaja seperti ini, oleh bank dunia disebut masa transisi kehidupan remaja.
Transisi kehidupan remaja oleh Bank Dunia dibagi menjadi 5 hal (Youth Five Transitions). Transisi kehidupan yang dimaksud adalah :

  1. Melanjutkan sekolah (continue learning)
  2. Mencari pekerjaan (start working)
  3. Memulai kehidupan berkeluarga (form families)
  4. Menjadi anggota masyarakat (exercise citizenship)
  5. Mempraktekkan hidup sehat (practice healty life)
Program PKBR berkaitan dengan bidang kehidupan yang kelima dari transisi kehidupan remaja dimaksud. Empat bidang kehidupan yang lainnya yang akan dimasuki oleh remaja sangat ditentukan oleh berhasil tidaknya remaja mempraktekkan kehidupan yang sehat.
Dengan kata lain apabila remaja gagal berperilaku sehat maka kemungkinan besar remaja yang bersangkutan akan gagal pada empat bidang kehidupan yang lain.
Remaja perlu keterampilan dalam menghadapi transisi kehidupannya sehingga dalam melewati masa remaja menuju dewasa, remaja dapat bertahan menghadapi tantangan, hambatan, serta dapat memanfaatkan peluang yang ada dihadapannya. Dengan demikian remaja bisa melewati masa remajanya dan menyambut kehidupan selanjutnya dengan lebih baik.

Kamis, 06 Maret 2014

Tentang Otak Manusia

Hari ini tanggal 6 maret 2014, admin dapet mata kuliah tentang otak. seruu kawan dan puji syukur kepada Allah yang menciptakan dan memberi kita otak yang sangat luar biasa fungsi dan kegunaannya. banyak sekali kawan kelebihan Otak manusia yang banyak yang kita tidak ketahui. karena penasaran sama Otak saya browsing ini di internet, dan banyak sekali fakta keunikan otak yang belum kita ketahui. ini dari www.thecrowdvoice.com "10 Fakta Keunikan Otak Manusia Yang Luar Biasa" 

1. Untuk menyamai kemampuan otak, maka kita harus  membuat komputer yang besarnya bisa mencapai 5 kali ukuran lapangan sepak bola, padahal otak kita mampu melakukan fungsi luar biasanya hanya dengan tenaga listrik 23 watt (irit banget kan untuk zaman kenaikan TDL?) 

2. Semua emosi/perasaan Anda, ternyata diproduksi oleh otak Anda. Tepatnya di sebuah bagian yang disebut dengan Amygdala. 

3. Setiap hari ada sekitar 85.000 neuron yang hilang dari otak kita. terutama neuron-neuron yang tidak pernah kita pakai. 

4. Besar otak seseorang tidak menentukan kepandaiannya. Seseorang disebut pandai tergantung dari seberapa banyak KONEKSI yang terjadi antar neuron. 

5. Jika otak tidak mendapat oksigen selama 5-10 menit, otak akan mengalami kerusakan parah. 

6. Otak TIDAK BISA membedakan antara kenyataan dan imajinasi. Imajinasi Anda seringkali dianggap kejadian sungguhan oleh otak Anda. Inilah dasar ilmiah dari pentingnya melakukan visualisasi positif. 

7. Sesuatu yang bersifat sangat emosional akan jauh lebih kuat terekam dalam memori otak kita. 

8. Informasi bisa diproses oleh otak Anda secepat 120 meter/detik. Begitu cepatnya sampai Anda seringkali tidak sadar prosesnya. 

9. Alkohol bisa memperlemah hubungan koneksi antar neuron yang membuat kemampuan berpikir dan memori Anda melemah. 

10. Otak tidak memiliki sensor rasa sakit, sehingga otak tidak bisa merasakan sakit. 


Nah di atas itu masih beberapa. masih banyak yang lain sebenarnya. dan yang di bawah ini "Kebiasaan Buruk Yang Dapat Merusak Otak Kita" ini dari blog sebelah, nama blognya mengenal-otak.blogspot.com


1. Tidak Mau Sarapan
Banyak orang yang menyepelekan sarapan. Padahal tidak mengkonsumsi apapun di pagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah. Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yang akhirnya berakhir pada kemunduran otak. Sarapan yang terbaik di pagi hari bukanlah makanan berat seperti nasi goreng spesial, tetapi cukup air putih dan segelas jus buah segar. Ringkas dan berguna untuk tubuh!

2. Kebanyakan Makan.
Terlalu banyak makan mengeraskan pembuluh otak yang biasanya menuntun orang pada menurunnya kekuatan mental. Jadi makanlah dalam porsi yang normal. Biasakan menahan diri dengan cara berhenti makan sebelum Anda kekenyangan.
3. Merokok
Jika rokok memiliki segudang efek buruk, semua orang pasti sudah tahu. Dan ada satu lagi efek buruk rokok yang terungkap di sini. Merokok ternyata berakibat sangat mengerikan pada otak! Bayangkan, otak manusia lama kelamaan bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi-fungsinya karena rajin menghisap benda berasap itu. Tak ayal di waktu tua bahkan pada saat masih muda sekalipun, kita rawan alzheimer (alzheimer adalah penyakit pikun).


4. Terlalu Banyak Mengkonsumsi Gula
Terlalu banyak asupan gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi sehingga tubuh kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu. Karena itu, kurangi konsumsi makanan manis favorit Anda.
5. Polusi Udara
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara. Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi membuat kerja otak tidak efisien.
6. Kurang Tidur
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur membuat sel-sel otak menjadi mati kelelahan. Tapi jangan juga kebanyakan tidur karena bisa membuat Anda menjadi pemalas yang lamban. Sebaiknya tidur 6-8 jam sehari agar sehat dan bugar.
7. Menutup Kepala Ketika Sedang Tidur
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang sangat berbahaya karena karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.
8. Berpikir Terlalu Keras Ketika Sedang Sakit
Bekerja keras atau belajar ketika kondisi tubuh sedang tidak fit juga memperparah ketidakefektifan otak. Sudah tahu sedang tidak sehat, sebaiknya istirahat total dan jangan forsir otak Anda.


9. Kurangnya Stimulasi Otak
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak. Kurang berpikir akan membuat otak menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal. Rajin membaca, mendengar musik dan bermain (catur, scrabble, dll) membuat otak Anda terbiasa berpikir aktif dan kreatif.

10. Jarang Bicara
Percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak. Jadi jangan terlalu bangga menjadi pendiam. Obrolan yang bermutu sangat baik untuk kesehatan Anda.


cukup sekian ya, insya allah kalo ada materi baru saya share disini kawan.
"Jangan Lupa Bersyukur Untuk Indahnya Hidup Yang Allah Berikan" Selamat siang dan selamat berkativitas

Senin, 03 Maret 2014

Mitos Tentang Hujan

Orangtua sering panik jika anaknya kehujanan. Benarkah kehujanan membuat anak sakit?
Tik
tik tik bunyi hujan di atas genting, airnya turun tidak terkira, cobalah tengok
dahan dan ranting, pohon dan kebun basah semua…
Anak-anak biasanya hapal dengan baik lagu ini. Lagu tentang hujan yang mudah diingat dan gampang didendangkan. Meskipun lagu tentang hujan ini sering diajarkan orangtua pada anak-anaknya, tapi mereka umumnya tak memberi kesempatan anak merasakan air hujan itu sendiri. Apalagi berhujan-hujanan. Alasannya takut sakit.
Fakta yang Sebenarnya
Apa yang terjadi saat anak Anda kehujanan? Mereka pasti kedinginan karena tubuhnya basah kuyup oleh air hujan. Saat kedinginan, tubuh dipaksa mengeluarkan energi secara berlebihan. Jika daya tahan tubuh anak sedang lemah, tubuh tidak dapat mengimbangi adanya perubahan suhu tubuh yang terlalu drastis.
Akibatnya, daya tahan tubuh semakin menurun dan kesehatannya pun terganggu. Penyakit yang muncul dapat bermacam-macam, seperti influenza, batuk dan flu, demam, diare, atau gatal-gatal. Umumnya, penyakit yang lebih mudah timbul adalah penyakit yang sedang marak (baca: sedang musim) pada waktu anak kehujanan.
Tetapi, sakit yang diderita anak umumnya tidak terlalu parah. Bahkan dapat sembuh tanpa pengobatan atau hanya dengan semangkuk sup panas dan baluran minyak kayu putih ke seluruh badannya.
Jadi, sebenarnya kehujanan tidak akan menimbulkan masalah kesehatan pada anak bila daya tahan tubuh mereka cukup baik. Oleh karena itu, sebaiknya orangtua tidak terlalu protektif. Biarkan sesekali anak berhujan-hujanan. Hal ini baik agar tubuh anak membangun daya tahan terhadap hujan (baca; suhu dingin).
Tetapi, Anda perlu berhati-hati pada anak asma dan anak yang alergi. Kehujanan bisa memicu kambuhnya asma dan serangan alergi. Berupa gatal-gatal, batuk, atau bersin-bersin. Begitu pula pada anak-anak yang mengidap penyakit kronis. Kehujanan bisa menurunkan daya tahan tubuhnya dan penyakitnya bisa jauh lebih parah.